Sabtu, 21 Februari 2015

Beutiful Story of Nganjuk



Hari jumat yang lalu tepatnya 13 Februari 2014, Kabupaten Nganjuk mengadakan sebuah pagelaran seni yang diadakan di Gedung Cak Durasim Surabaya. Gedung tersebut terletak di jalan Genteng Kali, tepatnya di sebelah Bima Restaurant. Acara tersebut ternytata tidak kalah ramai dengan jumlah pengunjung bioskop pada umumnya. Kurang lebih disediakan 300 buah kursi agar para penonton yang dating dapat menyaksikan acara tersebut dengan nyaman dan tidak perlu capai-capai berdiri.

Acara tersebut dikemas dalam rangkaian kegiatan seprti seni tari, pagelaran drama, dan masih banyak lagi acara lainnya. Pada waktu itu yang membuat saya tertarik adalah pagelaran drama Legenda Rara Kuning. Dimana ceritanya mengisahkan putri Nganjuk terkena penyakit dan disembuhkan. Tidak ada satu penonton pun yang bersuara selama pagelaran tersebut berjalan. Tepuk tangan meriah dari penonton mengiringi drama tersebut.

Acara tersebut dimulai dari tanggal 13 Februari - 14 Februari. Di dalam acara tersebut terdapat beberapa stan yang berisi lukisan-lukisan khas nganjuk, topeng, batik nganjuk, bahkan ada stan yang berisi objek pariwisata yang terdapat di nganjuk. Ternyata Nganjuk juga tidak kalah menari objek wisatanya ibandingkan dengan beberapa objekpariwisata di Jawa Timur.

 
Saya dan para pengisi acara 

Menurut saya merupakan cara yang menarik danunik bagi Kabupaten Nganjuk untuk membudidayakan budaya, dan adatnya. Surabaya patut meniru hal tersebut demi melestarikan dan membudidayakan budaya kota Surabaya sendiri



Para pengisi acara dan tamu yang datang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar