Senin, 16 Maret 2015

Panji Bisa Berseni



­­­­­­­                Pertemuan kelas panji kali ini mendatangkan seorang pembicara yang merupakan seorang pendeta sekaligus seorang dalang bernama Ki Lukas Eko Sukoco. 2 hari berturut-turut bertatap muka dengan Pak Lukas Eko mempelajari mengenai seni pertunjukkan wayang dalam budaya Panji. Dirinya menjelaskan bahwa ternyata budaya Jawa patut dilestarikan. Ia mulai tertarik dengan dunia wayang disebabkan karena yang dulu ayahnya dan kakeknya merupakan seorang dalang. Akhirnya Pak Lukas Eko mulai menggeluti dunia perpanjian karena rasa ingin tahunya yang tinggi dalam hal perpanjian. 

Saya bersama Pak Lukas Eko Sukoco
 
Di dalam seni pertunjukkan wayang, ternyata cerita Panji terdapat dalam seluruh cerita wayang. Hanya saja cara penyampaiannya yang berbeda. Tiap wayang memiliki ciri khasnya masing-masing. Ada 5 macam wayang yang dijelaskan oleh Pak Lukas Eko yaitu:
1.       Wayang Purwa
2.       Wayang Beber
3.       Wayang Gedhog
4.       Wayang Krucil
5.       Wayang Klithik

Pak Lukas Eko Sukoco membawakan materi pembelajaran
 
Setiap wayang yang disebutkan diatas memiliki ciri-cirinya masing-masing. Yang paling menarik adalah wayang purwa yang ternyata merupakan wayang yang dapat dimodifikasi cara menyajikan / cara menampilkannya. Sedangkan wayang yang lainnya tidak dapat dimodifikasi karena adanya kepercayaan bahwa wayang tersebut hanya keturunan dari pemilik lah yang dapat menyajikannya dalam bentuk pertunjukkan.



Bahkan dalam beberapa cerita lokal Jawa seperti Andhe-andhe Lumut, diambil dari cerita budaya Panji sendiri. Masih banyak lagi cerita lainnya yang mengambil dari cerita budaya Panji. Dan yang lebih menarik lagi ternyata seni pertunjukkan tersebut dapat digabungkan dengan era modern sekarang tanpa perlu menghilangkan budaya aslinya sendiri. Dari hal tersebut kita tahu bahwa ternyata budaya sekalipun dapat ikut berkembang seiring berkembangnya jaman tanpa menghilangkan budaya aslinya. Hanya saja masalahnya sekarang tergntung dari sumber daya manusiz yang ingin melestarikannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar